Tepatnya malam sabtu, sekuat tenaga merampungkan segala macam tetek bengek pekerjaan sebelum jam 18.00.
Tepatnya malam sabtu, pergi meninggalkan kantor diiringi tatapan aneh kawan sejawat, karena tanpa edeng aling - aling semangat pulang. "Ngacirrr"-begitu bahasa kami-, mendahului mereka. Padahal seperti biasa, dan seperti suratan kontrak tak bermaterai, selalu mereka dulu yang pulang meninggalkan saya yang selalu pulang ketika kantor sudah sepi.
Tepatnya malam sabtu, pulang kantor dengan perasaan happy se-happy happy-nya.
Tepatnya malam sabtu, ketika pertama kali melihatnya duduk diatas motor birunya didepan SMP Negeri 4 Magelang, memakai helm warna biru, dengan berbalut jaket dan jilbab warna pink yang sangat serasi dengan senyumnya yang mengembang, ketika melihat saya yang belum mandi waktu itu. *Pulang kerja man !!
Tepatnya malam sabtu, ketika pertama kali merasakan sebuah pudding campur2, tapi sebut saja "pudding dewi ayu" yang menjadi sebuah pudding ter-enak yang pernah saya lahap. Pudding yang sepertinya dibuat menggunakan embel - embel cinta, dan dibuat dengan sepenuh hati tentunya. Appetizer yang sukses membuat saya sadar kalau saya bodoh sekali, selalu lama membalas sms-nya, dan sering me-reject setiap telfonnya. Loh !!
Tepatnya malam sabtu, berteman dengan 2 porsi sate lontong, 2 plastik es dawet ijo yang santannya agak basi -memalukan-. Namun membuat pembicaraan berdua terasa paling menyenangkan sepanjang sejarah.
Tepatnya malam sabtu, beradu argumen lewat sms bersama bulik bulik tersayang, yang diakhiri dengan kesimpulan kalau ponakannya sudah besar *ehem
Tepatnya malam sabtu, membolos tarawih berjamaah di masjid Al Amin Gebalan, -12 hari belom pernah absen sob-
Tepatnya malam sabtu, kedua mata sipit saya -yang berbinar - binar- tidak berhenti menatap kagum kearah perempuan yang terlahir ke dunia 28 Februari 2011 eh salah 1991, nah itu yang betul. Gaya bicaranya, ekspresi ketika dia bercerita, mimik muka ketika dia memberikan saran, terekam dengan sempurna.
Tepatnya malam sabtu, baru tersadar kalau sayalah yang sering membuat hatinya kelu.
Tepatnya malam sabtu, terungkap fakta kalau sejatinya kita memang sama2 saling menyayangi dari dahulu kalaaa, -alaaah !!- dan parahnya setelah lebih dari 3 tahun baru bisa menyatu.
Tepatnya malam sabtu, menghabiskan waktu 73 menit, dari jam 18.21 sampai dengan 19.32, membuat saya menyesal terlalu menomorsatukan perkerjaan, dan menomorsekiankan bidadari manis asli njaranan itu.
Tepatnya malam minggu, menjadi buka puasa bareng pertama dan buka puasa terindah. Sekaligus pembukaan mata hati, kalau sekarang saya tidak sendirian.
Tepatnya malam sabtu, 12 Agustus 2011.
Nb. Ucapan Terima Kasih tidak terperi dan terkira -alah !!!- Untuk Lintang Ayu Dewiningrum :) Ditunggu schedulu buber part 2.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar